Di Temukan Gejala Virus PMK Pada Hewan Sapi, Pemkab Kediri Lakukan Penyemprotan Desinfektan
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM - Petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri kembali menemukan seekor sapi yang terindikasi terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Hal itu diketahui saat petugas melakukan screening di salah satu Pasar Hewan (Pasar Wage) Desa Tertek Kecamatan Pare .
Diketahui ada sejumlah gejala pada hewan sapi tersebut. Selanjutnya, sapi dan kendaraan pengakut hewan ternak tersebut dilarang di area penjualan, karena areal lingkungan pasar masih dilalukan penyemprotan disinfektan.
"Pagi tadi ada laporan satu sapi terindikasi PMK dan langsung kami lakukan sterilisasi ," jelas Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana usai inspeksi mendadak di Pasar Hewan Tertek.
Satu hewan sapi tersebut, lanjutnya telah dipulangkan oleh petugas. Setelah itu area yang telah ditempati juga telah dilakukan pemyemperotan desinfektan.
"Sapi itu berasal dari luar Kediri, datang kesini dari pagi," imbuhnya.
Sebetulnya pihak Pemkab telah melakukan pengetatan terhadap datangnya hewan sapi dari luar Kabupaten Kediri. Apalagi dari daerah yang sudah terkena suspek maupun penyakit PMK. Namun Dhito mengaku pengawasan oleh petugas di lapangan masih ada praktik kebocoran.
Seperti yang terjadi pada kasus hari ini. Dimana penjual dari luar Kediri mengganti plat kendaraan dan identitas supir dengan Kabupaten Kediri.
"Ternyata itu sapi dari luar, seperti tadi pagi ada satu suspek yang masuk," ungkapnya.
Kedepan pihaknya akan melakukan kebijakan setelah berdialog baik jajaran Forkopimda Kabupaten Kediri maupun para pedagang sapi untuk menentukan langkah agar tidak terjadi penyebaran penyakit PMK semakin meluas.
"Tentunya akan kami ajak berdialog kepada semua pihak karena Kabupaten Kediri sudah ada 6 Kecamatan yang suspek PMK," tutup Dhito.
Jurnalis : Nasrul
Editor : Hariono
Posting Komentar