Pelantikan MWCNU Badas Kediri, Ketua Lama Resmi Lanjutan 4 Periode Masa Khidmah 2023-2028
Dari kanan, KH Muhammad Ma'mun, KH Najmuddin Jamha dan H Khoirul Basyar/Istimewa. |
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM - Inaugurasi Organisasi MWCNU Kecamatan Badas resmi bergulir roda kepemimpinannya pada Sabtu malam, (20/05/2023) di Gedung Islamic Center Multazam Al-Hadi, Desa Tunglur kecamatan Badas Kabupaten.
Pengambilan sumpah pun dipimpin secara langsung oleh Ketua PCNU kabupaten Kediri, KH Muhammad Ma'mun dari Ploso dan diikuti seluruh pengurus baru MWCNU Badas.
Dalam sambutannya, Pengasuh Ponpes Ploso atau kerap di sapa Gus Ma'mun ini mengatakan semoga ini menjadi titik awal untuk perjalanan kita semua dalam melestarikan budaya NU di tingkat Kabupaten Kediri.
"Sebenarnya hari ini saya ada jadwal menghadiri pelantikan pengurus baru di beberapa tempat, namun saya mendahulukan dari yang kiyai sepuh (tua/red) terlebih dahulu," tutur pengasuh Ponpes Ploso.
"Kami dari PCNU Kabupaten Kediri sangat bangga terhadap MWCNU Badas, karena di tahun lalu bisa memberikan kado ulang tahun Istimewa di hari 1 abad NU hingga menuai anugrah penghargaan LEPRID, ya jadi harapannya di masa khidmat yang baru ini bisa memberikan suatu kejutan yang lebih tinggi lagi," ucap Gus Ma'mun.
Ketua MWCNU Kecamatan Badas, H Khoirul Basyar yang berhasil menjabat selama 4 periode ini mengatakan langkah setelah peresmian pengurus baru akan ada tahapan yang akan segera dilaksanakan.
"Alhamdulillah tugas organisasi telah kita jalankan pasca konferensi, setelah ini akan ada musker dan raker. Untuk para pengurusnya ya tetap ada perombakan, namun perubahannya tidak terlalu banyak," katanya.
Dirasa dalam jenjang waktu periode pada sebelumnya sudah cukup berbasa-basi, maka di periode ke-4 ini Khoirul Basyar akan melangkah dengan cepat agar tak membuang waktu yang terlalu lama.
"Setelah ini akan langsung kerja, jadi usai resmi definitif dari MWC dan lembaga akan langsung kerja yang diawali dengan menerjemahkan proker hasil dari konferensi tersebut dengan konsultasi para pengurus,"tandasnya.
Di ketahui pada tahun lalunya, MWCNU Kecamatan Badas yang di nahkodai oleh Khoirul Basyar sendiri pada event 1 abad NU menuai anugrah penghargaan dari lembaga prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) atas kibaran 7000 bendera NU di sepanjang jalan se-Kecamatan Badas.
Maka dari itu, untuk kedepannya Khoirul Basyar akan meneruskan langkah apa yang perlu di berikan kepada pengurus baru.
"Mungkin untuk sosialisasi keberadaan MWC di tingkat wilayah dan nasional sudah, maka langkah sekarang saat ini ya tinggal penajaman penguatan internal," ungkapnya.
Sementara itu, Direktur utama PT Multazam Al-Hadi yang menjadi tempat lokasi pelantikan pengurus MWCNU mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan ini, lantaran gedung yang didirikannya bisa bermanfaat.
"Saya selaku tuan rumah Multazam Al-Hadi merasa berterimakasih serta bersyukur luar biasa karena gedung ini bisa hadir dan terus bermanfaat bagi seluruh umat, tadi malam juga ada Dzikrul Ghofilin, sekarang ada pelantikan MWCNU Badas dan Minggu depannya juga akan ada pengajian Sholawat Burdah," ucap H Syamsul Hadi.
Lanjut Abah Syamsul, sapaan akrabnya "Memang, konsep didirikannya gedung ini kami persembahkan untuk seluruh ummat yang membutuhkan, silahkan pakai dengan sebaik mungkin dan perlu digaris bawahi, penggunaan gedung ini tanpa ada biaya sepeserpun, asalkan itu untuk kemaslahatan umat,"papar Abah Syamsul Hadi.
Menurut pandangannya yang selama hampir kurang lebih 25 Tahun merangkap sebagai pengurus NU tingkat cabang ini, diharuskan para pengurus harus memegang teguh 7 poin penting Er agar sukses mengawal program yang dicanangkan.
Dari masing-masing 7 poin Er tersebut, di jelaskan olehnya :
1) Pinter (Cerdas)
2) Bener (Benar)
3) Pener (bijaksana)
4) Jejer (Jujur)
5) Kober (Meluangkan waktu)
6) Bunder (Satu Komando dengan Pimpinan)
7) karakter (Kepribadian/Jati Diri)
"Saya kira itulah 7 resep Er yang harus di pegang oleh seluruh pengurus di segala tingkatan,"Pungkasnya. (K_D)
Posting Komentar