Isu Kelangkaan LPG, Ini Tanggapan Hingga Langkah Pemda Serta Penjelasan Dirut Pertamina
![]() |
Tabung gas subsidi yang menjadi popularitas pembahasan di berbagai daerah/Istimewa : Nasrul. |
KEDIRI,LINTASDAERAHNEWS.COM - Kelangkaan tabung gas LPG 3 Kg masih terjadi di sejumlah daerah, khususnya Kabupaten dan Kota Kediri pada beberapa pekan akhir ini.
Sebelumnya di Kota Kediri, tim gabungan dari Disperdagin atas arahan Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar telah melakukan sidak di beberapa pangkalan LPG 3 Kg, Senin (24/07).
Dan dari hasil sidak yang dilakukan tidak ditemui adanya permasalahan, baik stok maupun ketersediaan gas LPG.
"Mungkin karena tidak ada pengiriman dari pihak Pertamina di hari libur (Minggu/Red), sehingga sempat mengakibatkan keterbatasan stok di beberapa pangkalan," kata Wahyu Kusuma Wardani, Kepala Disperdagin Kota Kediri.
Di tempat terakhir sidak berlangsung, di temui oleh Wahyu (Kadisperdagin Kota Kediri) salah satu pangkalan LPG 3 Kg di Kelurahan Gayam menyatakan bahwa pembatasan pembeli telah di terapkan agar sama-sama kebagian.
![]() |
Sidak Disperdagin Kota Kediri terhadap beberapa pangkalan LPG 3 Kg/Istimewa : Nasrul. |
"Agar stoknya merata, saya batasi per KK hanya boleh membeli 1 tabung gas LPG 3 Kg," ungkap Gusni.
Akibatnya, banyak prasangka dari masyarakat yang menduga saat ini LPG telah di salah gunakan, khususnya
Saat ini dari Disperdagin Kabupaten Kediri masih menunggu surat edaran putusan Bupati Hanindhito Himawan Pramana.
Dalam status akun sosial media pada Rabu (26/07) baik Instagram juga WhatsApp nya, orang nomor satu di Kabupaten Kediri ini menyebutkan akan segera menindaklanjuti keluhan masyarakat mengenai kelangkaan LPG 3 Kg.
"Besok saya akan monitoring dan evaluasi dari mulai Depo Pertamina, agen, pangkalan, dan tempat-tempat LPG 3Kg. Mohon maaf atas tidak kenyamanan kepada teman-teman pelaku UMKM dan seluruh warga Kabupaten Kediri," tulisnya di akun sosmed.
![]() |
Foto Screenshot status Instagram milik Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana. |
Di kutip dari Radar Jawa Post, Direktur Utama Pertamina menyebutkan LPG 3 Kg saat ini tengah mengalami peningkatan konsumsi, hal ini sudah biasa terjadi pada monumen hari-hari libur.
"Sekitar 2% saja peningkatannya. Saat ini kami tengah melakukan recovery, dan distribusinya kita minta untuk lebih dipercepat," ujar Nicke Widyawati dalam acara IPA Convex 2023 di ICE BSD Tangerang, Selasa (25/07).
Menuntut data pemerintah, dari total 88 Juta rumah tangga, ada sekitar 60 Juta rumah tangga yang berhak menerima subsidi.
Jumlah itu porsinya sekitar 68%. Sayangnya penjualan LPG melon yang notabenenya khusus masyarakat miskin tak sepenuhnya tepat sasaran. Masih banyak kalangan mampu justru menikmati LPG yang bersubsidi tersebut.
![]() |
Nicke Widyawati, Direktur Utama Pertamina. |
"Jika melihat beberapa data, berapa persen penjualan subsidi terhadap keseluruhan total LPG, angkanya ternyata jauh lebih tinggi yang mencapai 96%. Jadi kita bisa menyimpulkan bahwa banyak subsidi yang tidak tepat sasaran," ungkapnya.
Mengenai keterlibatan KTP serta KK dalam penjual-belian LPG, pihaknya menyatakan hal tersebut sebagai dasar data yang bisa dipertanggungjawabkan kepada pemerintah.
"Jadi bilamana ada kelangkaan di daerah manapun atau melihat langsung pendistribusian LPG subsidi yang kurang tepat sasaran, silahkan lapor ke 135 agar bisa di tindak lanjuti," papar Nicke Widyawati, Direktur Utama Pertamina. (Nasrul)
Posting Komentar