Gempur Jatim, BBPOM Bersama Kris Dayanti Beri Penyuluhan Keamanan, Mutu Dan Gizi Pangan Warga Kasembon
MALANG, Lintasdaerahnews. com ~ ||Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPPOM) Surabaya bersama mitra kerja dari komisi IX DPR RI Kris Dayanti Beri Penyuluhan Keamanan, Mutu Dan Gizi Pangan kepada warga di empat desa Kecamatan Kasembon kabupaten Malang. Selasa (09/01/2024).
Empat desa Kecamatan Kasembon yang mendapatkan Penyuluhan dari BBPOM dan Kris Dayanti diantaranya desa Pondok Agung , desa Bayem, Desa Sukosari, Desa Wonoagung.
Ratusan warga tampak sangat antusias mengikuti penyuluhan tentang keamanan, mutu dan gizi pangan yang digelar BPPOM, terlebih kehadiran Kris Dayanti saat memberikan penyuluhan sekaligus edukasi tentang pentingnya masyarakat mewaspadai pangan yang mengandung bahan berbahaya.
Kris Dayanti dalam sambutannya menjelaskan bahwa kehadirannya bersama BBPOM Surabaya selaku selaku mitra kerja yang mewakili Komisi IX DPR RI.
"Pentingnya kesadaran masyarakat untuk bisa tahu tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan," jelas Kris Dayanti.
"Untuk bisa mengetahui keamanan, mutu, dan gizi masyarakat bisa berpedoman dengan Cek KLIK yaitu cek Kemasannya, cek Labelnya, cek Informasi produk pada label, cek izin edar dan cek masa kedaluwarsanya," Ujar Kris Dayanti.
Sementara dari Badan POM Surabaya di wakili Siti Nurkolina, S.Si, Apt didepan warga Desa Wonoagung menekankan pentingnya pemahaman terhadap kosmetik dan pangan yang mengandung zat berbahaya yang masih sering ditemui ditengah-tengah masyarakat seperti makanan yang mengandung Formalin yang biasa digunakan sebagai pengawet, Rhodamin B, Methanyl Yellow yang digunakan sebagai pewarna makanan, dan Boraks dan itu berbahaya bagi kesehatan.
"Selain itu Masyarakat biasa mengunduh aplikasi BPOM Mobile untuk mengecek izin edar sebuah produk," terangnya.
Selain itu Badan POM khususnya Balai Besar POM di Surabaya punya Inovasi, bila masyarakat punya produk, khusus produk UMKM yang mana izin edarnya wajib izin edar badan POM maka ada program GEMPUR JATIM
" GEMPUR JATIM adalah Gerakan Mengawal Pertumbuhan Usaha Rakyat Jawa Timur, dimana kami akan melakukan pendampingan intensif dan semuanya gratis," ujarnya.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan jika ada perkumpulan asosiasi atau perorangan bisa dilakukan dengan mendaftar untuk dilakukan pendampingan dan tidak akan dipungut biaya sepeserpun.
"bila ada yang mau di konsultasikan terkait pendampingan dan pendaftaran produk masyarakat bisa menghubungi no 0877-1150-0533," jelasnya
Terpisah kepala desa Wonoagung Edy Istiyono terkait kegiatan Badan POM yang diselenggarakan di desa Wonoagung mengungkapkan sangat menyambut gembira karena selama ini belum ada penyuluhan seperti dilakukan Badan POM didesanya.
"Apalagi di desa Wonoagung ini banyak UMKM kecil-kecil sangat banyak, mudah-mudahan karena produk susu juga banyak kalo hanya PIRT tidak bisa dan harus BPOM dengan adanya penyuluhan dari BPOM nantinya produk-produk desa Wonoagung bisa terealisasi memiliki izin dari BPOM," pungkasnya.
(As)
Posting Komentar